INFO 1 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 2 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 3 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 4 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 5 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya.
Menu
Model
Beranda » Model » Lamborghini Urus

Lamborghini Urus

Preview
Selena Gomez
Sales Executive
Deskripsi

Kelebihan Lamborghini Urus

  • Supercar yang tidak egois, mampu menampung 4 penumpang
  • Mesin V8 turbo sangat bertenaga
  • Kemampuan dua alam, on-road dan off-road

Kekurangan Lamborghini Urus

  • Mesin naturally aspirated V10 atau V12 tidak dipakai
  • Visibilitas belakang menyedihkan
  • Ruang kargo terbatas

Warna Lamborghini Urus

Urus tersedia dalam 6 warna yang berbeda - Silver, Black, White, Yellow, Red and Blue

Review Lamborghini Urus

Overview

Urus bukan SUV pertama yang lahir dari rahim Lamborghini. Meski identik dengan supercar coupe berbodi eksotis, ternyata DNA SUV sudah lama tersimpan. Pada 1977, Lambo membuat prototype SUV bernama Cheetah. Jangan kira bodinya seseksi Miura atau Countach, justru Cheetah seperti mobil militer Humvee. Kenyataannya memang bukan proyek coba-coba belaka. Ada kerjasama dengan pihak militer Amerika Serikat untuk mendesain kendaraan segala medan.

Proyek Cheetah terbukti gagal. Namun Lambo masih punya penasaran tinggi untuk mengembangkan SUV. Investor pun datang, konsep Cheetah dilanjutkan jadi LM001pada 1981. Berbeda dengan Cheetah yang memakai mesin Chrysler, LM001 memanfaatkan dapur pacu dari AMC. Berupa V8 5,9-liter bertenaga 180 hp. Tapi lagi-lagi, hanya satu prototipe saja yang dibuat.

Lima tahun berselang, lahirlah Lamborghini LM002. Bukan sekadar purwarupa, masuk tahap produksi walau 328 unit saja. Kembali bukan diperuntukkan sebagai super SUV seperti model Lambo lain. Khusus dirancang untuk militer dan masuk dalam seri Lamborghini Militaria. Perubahan yang terjadi mengarah pada pengendalian lebih baik. Mesin yang tadinya terletak di belakang, berpindah ke depan. V8 pun diganti V12 7,2-liter.

Era itu belum masanya SUV yang manusiawi untuk pemakaian harian. Apalagi dibuat oleh produsen supercar, yang notabene merancang mobil dengan performa buas dan pengendalian ala mobil balap. Sesuatu hal mustahil bagi sebuah SUV kala itu, yang kini sudah bisa terwujud. Dua dekade belakangan, mobil segala utilitas ini terus berkembang dan mampu membunuh sedan. Sampai akhirnya merambah kelas supercar.

Lamborghini sudah terlanjur identik dengan supercar keren yang selalu disandingkan dengan Ferrari. Makanya sulit menerima, ketika benar-benar tertular virus SUV. Beruntung Lambo masuk dalam Volkswagen Group. Ada banyak pilihan model yang bisa saling berbagai basis. Benar saja, Urus bukanlah hasil kreasi murni pabrikan berlogo Banteng itu. Platform memakai VW MLB-evo yang punya relasi banyak. Seperti Audi Q7, Audi Q8, Bentley Bentayga, Porsche Cayenne dan Volkswagen Touareg.

Jadi, mudah saja membangun Urus. Mesinnya pun mengandalkan kepunyaan VW Group juga. Berupa V8 4,0-liter twin-turbo, lengkap dengan transmisi otomatis 8-speed buatan ZF.

Interior & Fitur

Atap rendah dan sloping, mengharuskan interior berkompromi. Jadilah kabin yang tidak terkesan di dalam sebuah SUV. Lebih menyerupai sedan, tapi tak serendah model Lambo lain. Cukup sempit untuk ukuran SUV, namun tidak sampai menyebabkan claustrophobia. Dua penumpang dewasa tetap dapat duduk dengan layak di belakang. Konsekuensinya, harus menerima pandangan minim karena garis jendela tinggi sedangkan posisi duduk tenggelam. Mengejar desain eksostis pun harus mengorbankan visibilitas belakang. Bokong tinggi membuat kaca mengecil dengan sudut pandang tak bebas.

Balik lagi, duduk di belakang kemudi adalah pilihan paling pas. Egois memang, tapi masih lebih dermawan ketimbang supercar coupe. Anda duduk dikelilingi interior high-tech dengan kualitas Jerman. Ya, mengingatkan dalamnya Audi. Pola digunakan banyak berbentuk heksagonal bersudut lancip dan lapisan Alcantara untuk kesan balap.

Area konsol tengah tinggi dan sangat memudahkan berbagai pengoperasian. Beberapa tombol, terutama start/stop mesin didesain keren bergaya industrial. Center stack tersusun layar monitor yang diambil dari Audi A8. Semua pengaturan serbaelektrik persis seperti di Audi Q7 dan Bentley Bentayga.

Eksterior

Bayangkan Huracan dan Aventador dibuat tinggi, seperti itulah hasilnya. Tidak sama persis, setidaknya elemen desain khas Lambo sangat kuat di Urus ini. Hasilnya tidak semencolok kedua model terlaris Lambo. Tapi dirancang oleh Filippo Perini lebih kalem dan dewasa.

Bodi coupe tetap hadir di Urus. Mungkin itu menjadi prasyarat sebagai super SUV sejati, layaknya supercar tulen. Hasilnya malah tampak dipaksakan dan agak canggung bila membandingkan area depan dan belakang. Atap menukik di belakang, bertemu dengan garis bahu yang meninggi. Lalu ditutup buritan hatch yang mirip dengan Audi Q8.

Mesin & Konsumsi BBM

Awalnya membayangkan mesin V10 Lambo Huracan jadi pilihan menarik untuk dipakai Urus. Atau lebih cocok V12-nya Aventador, yang setidaknya berkonfigurasi serupa dengan LM002. Nyatanya salah semua. Lambo malah memasukkan mesin V8 milik VW Group yang digunakan Porsche Cayenne Turbo, Audi model S dan RS, Bentley Continental V8 dan Flying Spur V8.

Bukan dipakai mentah-mentah, mesin dengan pasokan dua turbo itu jelas dituning dulu. Berkat turbo, silinder head dan camshaft baru, tenaganya lebih besar 100 PS dibanding Cayenne Turbo. Tenaga didapat 641 hp (650 PS) dengan torsi segalak 850 Nm. Semuanya tersalur ke empat roda via transmisi otomatis 8-speed.

Akselerasi jelas kencang. Sprint 0-100 km/jam Cuma 3,6 detik, 0-200 km/jam dalam 12,8 detik, dan terus melesat sampai 305 km/jam. Pantas menyandang gelar SUV produksi massal terkencang di dunia.

Bukan hanya lebih piawai diajak off-road, Urus pun juga menyanggupi tantangan di atas trek balap. Contohnya fitur four-wheel steering. Roda belakang ikut berbelok berlawanan arah sebanyak 3 derajat. Menjamin ketajaman tak kalah dengan Huracan. Belum lagi active roll stability control yang mengatur tingkat kekakuan suspensi. Menghasilkan minim body roll dan mobil tetap datar saat ditekuk kencang.

Pengereman

Peranti deselerasi wajib superior. Lambo sangat serius soal ini dengan cara mengembangkan cakram karbon keramik terbesar di dunia. Diameternya 440 mm di depan dan 370 mm di belakang. Rem depan memanfaatkan 10 piston di kalipernya, sedangkan di belakang cukup satu piston.

Harga Lamborghini Urus

1 type available
Lamborghini Urus
Type Harga
4.0LRp 8.500.000.000
Kami juga menyediakan alat simulasi kredit agar Anda bisa merencanakan kredit kendaraan Anda bersama kami.
Hubungi Kami





Kode Keamanan tidak terbaca? Refresh

Selena Gomez
Sales Executive
Selena Gomez
Sales Executive

Selena Gomez

Sales Executive
Auto 123 Jakarta - Jl. PB Sudirman No.212 Jakarta Pusat
Kunjungi website kami di mobilmurah.top/lamborghini
Ditayangkan: 27 September 2019 |
Simulasi Kredit

Untuk membuat Anda lebih yakin, kami juga menyediakan alat simulasi kredit agar Anda bisa merencanakan kredit kendaraan Anda bersama kami. Dengan adanya alat simulasi kredit ini, Anda akan mengetahui jumlah uang muka dan angsuran (cicilan) tiap bulannya.

*Perhitungan simulasi ini tidak bersifat mengikat dan dapat berbeda dengan perhitungan di setiap dealer.




Model Lain
4 type available
Lamborghini Aventador
Harga mulai
Rp
2 type available
Lamborghini Huracan
Harga mulai
Rp
1 type available
Lamborghini Urus
Harga mulai
Rp 8.500.000.000