INFO 1 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 2 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 3 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 4 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 5 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya.
Menu
Model
Beranda » Model » Toyota CHR

Toyota CHR

Preview
Selena Gomez
Sales Executive
Deskripsi

Informasi Terbaru Toyota CHR

Toyota Astra Motor resmi menjual Toyota C-HR sejak diluncurkan 10 April 2018. Cuma satu varian yang dibawa utuh dari Thailand (CBU). Mesinnya memakai 2ZR-FBE 4-silinder 1,8 liter seperti yang dipasarkan di negara Malaysia dan Thailand. Begitu juga fitur yang dibenamkan, sama dengan yang dijual di sana. Sementara harganya bikin kaget meski sebelumnya sudah diberi ancang-ancang pihak tenaga penjual. Harga Toyota C-HR 1,8 CVT mulai dari Rp 488,5 juta. Sedikit lagi sampai Rp 500 juta.

Toyota mentarget kalangan atas untuk C-HR atau produk premium. Makanya target penjualannya hanya 100 - 140 unit per bulan. Meski disanggah oleh pihak TAM, tampaknya C-HR jadi salah satu tes pasar melihat platform baru TNGA (Toyota New Global Architecture) berada di balik C-HR. Jika responsnya sesuai ekspektasi, ada kemungkinan mobil dengan platform TNGA mulai dibangun di Indonesia.

Selain menepis anggapan C-HR adalah produk tes pasar, pihak TAM juga menyatakan harga C-HR yang hampir setengah miliar itu sudah sesuai target dan pasar di segmennya. Padahal kompetitor utama, Honda HR-V 1,8 varian termahal dibanderol Rp 404,5 juta sedang Mazda CX-3 yang juga punya banyak fitur dan berlabel CBU paling mahal ditawarkan Rp 441 jutaan.

Fitur lengkap juga dijadikan alasan harga C-HR tak bisa ditawar. Khusus dari sektor keselamatan. Ya, C-HR jadi yang paling lengkap fitur safety-nya dengan 7 airbags, rem cakram di keempat roda, ABS+EBD+BA, vehicle stability control (VSC)+traction control, hill-start assist control, rear view monitor system dan blind spot monitor system. Sedang bagian kenyamanan dan pengendalian didukung suspensi belakang double wishbone yang satu paket dengan platform TNGA.

Desain modern nan dinamis serta pengendalian yang diklaim punya karakter sporty juga jadi bahan marketing penjualan C-HR. TAM mengatakan C-HR untuk mereka yang melihat desain secara emosional dan ingin pengalaman berkendara melebihi yang sudah ada.

115 unit Toyota C-HR terjual sejak diluncurkan awal bulan Mei ini. 90 diantaranya terjual di ajang IIMS 2018. Meski terbilang angka yang sangat kecil untuk ukuran Toyota, tapi mengingat harganya yang mahal, ini sudah cukup baik.

Kelebihan Toyota CHR

  • Tergolong punya banyak fitur di segmennya
  • Fitur Safety Lengkap
  • Mesin 2ZR-FBE cukup bertenaga dan bisa memakai bahan bakar campuran ethanol (pasar Amerika Selatan)
  • Platform TNGA yang lebih baik di berbagai aspek
  • Suspensi belakang double wishbone
  • Desain menarik
  • Rem cakram di semua roda

Kekurangan Toyota CHR

  • Harga terlalu tinggi
  • Lampu depan belum LED dan leveling manual
  • Cuma satu varian, meski ada dua pilihan skema warna eksterior
  • Tanpa paddle shift
  • Tidak ada sunroof/moonroof
  • Ground clearance rendah
  • Desain pelek ketinggalan zaman

Warna Toyota CHR

CHR tersedia dalam 5 warna yang berbeda - White Pearl Crystal Shine, Attitude Black Mica, Metal Stream Metallic, Blue Metallic With Sporty Black Roof and Red Mica With Sporty Black Roof

Review Toyota CHR

Overview

Inilah jawaban berani Toyota atas pasar crossover compact. Antusias tinggi datang dari banyak pihak sejak versi purwarupa dipamerkan dan meningkat kala C-HR dibuka selubungnya pada Geneva Motor Show 2016. Pun Indonesia yang kena hipnotis maupun euforia SUV crossover. C-HR akhirnya dipamerkan di GIIAS 2017 lalu dan semakin meningkatkan rasa penasaran masyarakat Indonesia.

Sampai pada 10 April 2018, TAM resmi meluncurkan C-HR. Produknya diimpor dari Thailand dengan mesin 2ZR-FBE, 4-silinder 1,8 liter dan transmisi CVT. Dijual dengan harga Rp 488,5 juta dan Rp 490 juta untuk dual tone dengan atap berwarna hitam. Sedang varian hybrid masih dalam pertimbangan untuk dijual di Indonesia. Kemungkinan menunggu regulasi dan insentif diberlakukan oleh pemerintah.

Banyak yang kaget dengan harga C-HR di Indonesia. Pasalnya, kompetitor tak ada yang mematok harga setinggi itu, bahkan Mazda yang punya titel mobil Jepang Premium dan berstatus CBU masih menawarkan harga lebih murah untuk produk di segmen yang sama.

Interior & Fitur

Desain kabin diklaim driver oriented. Artinya fokus pada pengemudi. Konsol tengah dibikin sedikit tinggi, memisahkan pengemudi dan penumpang. Gaya itu biasa dijumpai pada mobil sport. Layar infotainment 7 inci di tengah dasbor juga sedikit mengarah ke pengemudi untuk jangkauan akses lebih baik. Di bawahnya ada pengatur AC digital.

Kabin didominasi warna hitam dengan sentuhan warna coklat. Pembungkus jok kulit dan bagian lingkar kemudi juga dibungkus dengan kulit untuk kenyamanan. Di dalam kabin bisa dijumpai tombol start/stop untuk kontak mesin tanpa anak kunci, cruise control, tuas transmisi shiftmatic, mode berkendara Sport dan Eco dan MID besar pada panel instrumen. Sayang tidak disertakan sunroof dan paddle shift pada C-HR.

Eksterior

Ini bukan desain paling inovatif. Sudah banyak pabrikan lain yang menerapkan desain sejenis. Gabungan SUV kompak dengan nilai-nilai coupe yang dikemas menjadi ujud bak hatchback yang ditinggikan. Nama C-HR sendiri diambil dari Compact High Rider, yang bisa diartikan sebagai SUV berwujud compact. Desain eksterior modern dengan banyak lekukan dan patahan bisa ditemui pada C-HR. Memang lebih terlihat agresif dan berotot dibanding HR-V. C-HR memakai filosofi diamond atau berlian untuk desainnya. Makanya banyak patahan tegas di bagian bodi.

Karakter coupe bisa dilihat dari handle pintu belakang yang disamarkan keberadaannya. Seolah-olah C-HR cuma punya dua pintu. Desain ini juga diterapkan Nissan Juke dan HR-V. Sedang bagian pelek menggunakan 17 inci alloy dengan desain yang biasa saja, kurang menarik.

Ground clearance C-HR lebih rendah ketimbang HR-V. Diklaim itu untuk menghasilkan pengendalian yang lebih baik. Sedang jarak antar-sumbu rodanya lebih panjang. Hasilnya kabin C-HR seharusnya punya ruang kabin dan bagasi sedikit lebih besar dari HR-V.

Sayangnya lampu depan belum LED, masih halogen, tapi bisa diatur manual tinggi sorotannya. Sementara lampu kabut ada di depan dan belakang. Lampu sein juga disertakan pada spion yang mendukung pelipatan otomatis. Di buritan ada spoiler belakang di atas dan di bagian ujung tail gate. Fungsi utamanya sebagai pemanis dan aerodinamika.

Mesin & Konsumsi BBM

Jantung mekanis 2ZR-FBE Dual VVT-i sama dengan yang dipakai di Thailand dan Malaysia. Mesin 4-silinder 1,8 liter dengan daya 141 PS pada 6.400 rpm dan torsi puncak 171 Nm pada 4.000 rpm. Output tenaga itu sudah cukup untuk mengantar pengguna menjelajah perkotaan maupun kondisi jalanan menanjak ekstrem sekalipun.

Penyalur daya otomatis CVT yang mendistribusikan ke roda depan. Ada perpindahan 7-speed pada tuas transmisinya, meski paddle shift harus absen. Mode berkendara Sport dan Eco bisa meningkatkan pengalaman berkendara lebih menyenangkan maupun lebih irit konsumsi bahan bakar.

Mesin dengan kode FBE tergolong baru di Indonesia. Mesin itu punya keunggulan bisa minum bbm campuran ethanol. Meski belum ada di Indonesia, paling tidak, menurut TAM, kalau nanti ada di Indonesia C-HR sudah siap.

Pengendalian & Pengendaraan

C-HR dibangun dari platform global TNGA. Platform bersama itu sudah dipakai pada Prius dan Auris. Keduanya merupakan basis sedan. Makanya Toyota membanggakan C-HR karena diklaim punya handling atau pengendalian sporty yang menyenangkan. Suspensi double wishbone di belakang juga punya kontribusi besar pada pengendalian dan rasa berkendara C-HR. Dengan suspensi itu, diklaim C-HR menawarkan pengalaman mengemudi yang belum pernah ditawarkan sebelumnya. Ada kenyamanan tanpa mengorbankan asyiknya mengemudi. Meski judulnya crossover SUV dengan bodi dan jarak daari permukaan tanah lebih tinggi dari sedan, diklaim C-HR masih enak dikendalikan. Bahkan gejala body roll bisa ditekan lebih jauh.

Pengereman

Fitur safety jadi salah satu yang dijual C-HR. Ada tujuh kantung udara, rem cakram di keempat roda, ABS+EBD+BA, vehicle stability control dan traction control system (VSC+TCS), hill-start assist control, rear view monitor system, blind spot monitor system, ISOFIX dan sabuk keselamatan tiga titik untuk semua kursi.

Harga Toyota CHR

1 type available
Toyota CHR
Type Harga
1.8L CVTRp 493.350.000
Kami juga menyediakan alat simulasi kredit agar Anda bisa merencanakan kredit kendaraan Anda bersama kami.
Hubungi Kami





Kode Keamanan tidak terbaca? Refresh

Selena Gomez
Sales Executive
Selena Gomez
Sales Executive

Selena Gomez

Sales Executive
Auto 123 Jakarta - Jl. PB Sudirman No.212 Jakarta Pusat
Kunjungi website kami di mobilmurah.top/toyota
Ditayangkan: 21 September 2019 |
Simulasi Kredit

Untuk membuat Anda lebih yakin, kami juga menyediakan alat simulasi kredit agar Anda bisa merencanakan kredit kendaraan Anda bersama kami. Dengan adanya alat simulasi kredit ini, Anda akan mengetahui jumlah uang muka dan angsuran (cicilan) tiap bulannya.

*Perhitungan simulasi ini tidak bersifat mengikat dan dapat berbeda dengan perhitungan di setiap dealer.




Model Lain
1 type available
Toyota Hiace
Harga mulai
Rp 516.600.000
1 type available
Toyota CHR
Harga mulai
Rp 493.350.000
1 type available
Toyota CHR Hybrid
Harga mulai
Rp 523.350.000
10 type available
Toyota Kijang Innova
Harga mulai
Rp 341.950.000
3 type available
Toyota Calya 2019
Harga mulai
Rp 137.460.000
8 type available
Toyota Fortuner
Harga mulai
Rp 476.050.000